Media Inggris: Netanyahu Adalah Orang yang Salah di Tempat yang Salah

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu (Sumber: Quds News)

AMANPALESTIN.ID- Salah satu surat kabar di Inggis, yaitu The Econimist menyatakan dalam laporannya bahwa Israel saat ini tengah menyaksikan pertarungan politik dan Netanyahu berada di “jantung” pertempuran sebagai tokoh dominan dalam politik Israel selama lebih dari dua dekade. Bahkan menyebut Netanyahu ialah orang yang salah.

“Orang yang salah, di tempat yang salah, pada waktu yang salah,” tulis The Economist.

Lebih lanjut, Netanyahu telah kehilangan kepercayaan rakyat Israel hingga bukan kandidat yang tepat.

“Pendapat umum yang ada adalah bahwa ia telah kehilangan kepercayaan terhadap opini publik Israel dan mengalami kesulitan dalam menjalankan kabinet perang secara efektif. Ia juga bukan kandidat yang mungkin mencapai solusi dua negara yang secara implisit dituntut AS sebagai imbalan atas dukungannya terhadap Israel. ofensif,” tambah The Economist . 

Sebagian warga Israel menganggap Netanyahu bertanggung jawab atas kegagalannya yang menyebabkan “Operasi Badai Al-Aqsa”

Menurut The Economist, hal ini telah membuat Netanyahu marah dan memperburuk masalah kedua, yaitu perpecahan dalam kabinet perang Israel. Para pejabat yang hadir dalam pertemuan mereka menggambarkan suasana yang “traumatik”. Netanyahu juga mulai menyerang para jenderal di depan umum.

“Perpecahan ini mempengaruhi pengambilan keputusan militer. Hal ini menjelaskan mengapa tentara IDF tetap duduk di tempat berkumpul dekat Jalur Gaza selama dua minggu sampai perintah untuk masuk diberikan,” tambah surat kabar itu. 

Surat kabar tersebut melanjutkan, “Tentara menerima pukulan telak, namun kini mereka mampu berdiri tegak,” mengutip seorang pejabat senior, yang menambahkan, “Hal serupa tidak dapat terjadi pada seluruh jajaran pemerintahan.”

YAPI Media
Share this post:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments