Houthi Pastikan Akan Melakukan Pembalasan Terhadap AS Imbas Serang Yaman

AMANPALESTIN.ID- Juru bicara Houthi Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree mengumumkan bahwa pada hari Minggu (04/01) jet tempur AS-Inggris melakukan 48 serangan udara di beberapa provinsi di Yaman. Lebih lanjut, Yahya merincikan 48 serangan tersebut, di antaranya 13 serangan di ibu kota dan sisanya di kota-kota lain.

Dirangkum AlMayadeen, pada pernyataan yang diposting di X, Saree menyebutkan bahwa serangan udara agresi Amerika-Inggris menargetkan Sanaa, Hodeidah, Taiz, al-Bayda, Hajjah, dan Saada. 48 serangan, meliputi 13 serangan menargetkan Amanat al-Asimah (ibu kota Sanaa) dan Kegubernuran Sanaa, 9 serangan di Kegubernuran Hodeidah, serta 11 serangan di Taiz.

Selain itu, Kegubernuran al-Bayda dan Hajjah masing-masing menjadi sasaran tujuh serangan, dan pesawat agresi melancarkan satu serangan ke Saada. Yahya memastikan Yaman akan menyerang balik AS-Inggris dan bersumpah akan ada konsekuensi atas serangan, serta menekankan serangan yang dilakukan AS dan Inggris tidak akan menggoyahkan komitmen mereka terhadap Palestina.

“Tidak akan menghalangi kita dari sikap moral, agama, dan kemanusiaan dalam solidaritas dengan rakyat Palestina yang tangguh di Jalur Gaza,” ucapnya.

Rencana balas dendam

Para pejabat AS menyebut serangan pada hari Minggu (04/02) sebagai upaya balas dendam atas pembunuhan tentara di Yordania. Dilansir Quds, pernyataan bersama AS-Inggris menyebutkan serangan udara dilakukan terhadap 36 sasaran terkait Houthi di 13 lokasi di Yaman. 

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan penghancuran enam rudal jelajah anti-kapal di Yaman, yang dilengkapi untuk diluncurkan di Laut Merah. Menurut CENTCOM, rudal-rudal tersebut merupakan ancaman terhadap kapal Angkatan Laut AS dan kapal komersial karena Houthi menguasai perairan tersebut.

YAPI Media
Share this post:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments