Blunder! Israel Bunuh Warganya Sendiri yang Ditahan di Gaza

AMANPALESTIN.ID– Militer Israel mengumumkan tentaranya membunuh tiga tahanan Israel ketika perang sedang berlangsung di Jalur Gaza pada hari Jumat (15/12/2023). IOF menyangkal penembakan warganya sendiri dengan dalih “kesalahan”.

Dilansir Quds, Sabtu (16/18), pengakuan Israel ini jarang terjadi dan tidak lama setelah Hamas mengumunkan bahwa Abu Ubaida akan memberikan pidato penting. Pidato tersebut biasanya memberikan infomasi kegagalan Israel yang berusaha disembunyikan.

Namun pidato Abu Ubaida kali ini tidak mengandung informasi yang lebih penting daripada pidatonya biasanya sehingga menimbulkan spekulasi bahwa pengumuman gerakan perlawanan mengenai pidato tersebut adalah jebakan untuk menyergap militer Israel agar mengaku.

Juru bicara tentara Israel, Daniel Hagari mengatakan, mereka membunuh tiga tahanan di Gaza karena keliru mengidentifikasi mereka sebagai “ancaman” selama invasi darat pasukan Israel ke lingkungan Al-Shejayia.

Ketiga tahanan Israel itu bertelanjang dada, memegang tongkat dengan kain putih di atasnya, dan berteriak dalam bahasa Ibrani “Tolong kami”. Ketika tentara Israel melihat mereka dari jarak beberapa meter sebagai ancaman dan menembak mati mereka, menurut penyelidikan Israel.

“Kemarin, mereka sengaja mengeksekusi tiga dari mereka, memilih untuk membunuh mereka daripada melepaskan mereka. Ini adalah perilaku kriminal terang-terangan yang sama yang telah dan terus mereka lakukan terhadap para tawanannya di Gaza, dalam upaya putus asa untuk melepaskan diri dari beban berkas ini dan implikasinya yang terkenal,” ungkap Brigade Al-Qassam

YAPI Media
Share this post:
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments