Israel kembali bombardir Jalur Gaza pada Rabu pagi

AMANPALESTIN.ID - Pesawat-pesawat tempur penjajah Israel pada Rabu (11/9/2019) pagi dini hari tadi melancarkan serangkaian serangan udara terhadap beberapa sasaran di Jalur Gaza, akan tetapi belum ada korban jiwa yang dilaporkan.

Di kota Deir al-Balah di wilayah tengah Jalur Gaza, pesawat tempur penjajah Israel melancarkan empat serangan udara ke sebuah rumah warga sipil yang terbengkalai di barat daya kota itu.
Pesawat-pesawat tempur dan drone penjajah Israel juga menggempur pos milik perlawanan Palestina di timur kota Beit Lahia di Jalur Gaza utara beberapa kali. Serangan dilakukan dengan menggunakan lebih dari tujuh rudal.
Pesawat-pesawat tempur penjajah Israel juga membom sebuah pos polisi laut Palestina di sebelah barat Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah.
Sumber-sumber medis Palestina di Jalur Gaza belum melaporkan adanya korban cedera apa pun sebagai akibat dari serangan-serangan tersebut. Akan tetapi kerusakan parah terjadi pada tempat-tempat yang menjadi target serangan dan sekitarnya.
Sebelumnya para aktivis memviralkan video saat Netanyahu dievakuasi untuk melarikan diri setelah terdengar bunyi sirene di sekitar wilayah pinggiran Jalur Gaza, sementara dia saat itu dan menggelar sebuah konferensi pers di kota Ashdod.
Seperti dilaporkan sebelumnya, para pengawal Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terpaksa mengevakuasi pemimpin Israel tersebut ke tempat yang aman pada Selasa (10/9/2019) malam, karena ditengarai perlawanan Palestina menembakkan beberapa roket ke kota-kota Israel di Ashdod, Ashkelon dan permukiman-permukiman Israel di pinggiran Gaza.
Para pengawal Netanyahu terpaksa mengevakuasi dirinya dari sebuah konferensi di yang digelar di kota Ashdod, yang berjarak 40 km (sekitar 25 mil) dari Jalur Gaza, setelah terdengar suara sirene peringatan dan penembakan roket dari Jalur Gaza. Netanyahu terpaksa memotong pidatonya bersamaan dengan suara sirene yang terdengar keras.(Sumber: Melayu Palinfo)