1 Pemuda Luka Kritis Akibat Tembakan Zionis di Al-Bireh

AMANPALESTIN.ID - Seorang pemuda Palestina dalam kondisi kritis menyusul tembakan yang dilancarkan serdadu Zionis di bagian dada dan perutnya, Senin malam (9/9) saat bentrokan dengan pasukan pendudukan Israel di utara Al-Bireh.

Dalam sebuah pernyataan singkatnya, Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan, korban luka sedang dirawat di ruang operasi di Pusat Medis Palestina di Ramallah.

Pada siang hari Senin (9/9) terjadi bentrokan antara puluhan pemuda dan pasukan tentara Israel di pintu masuk utara ke kota Al-Bireh, berseberangan dengan pemukiman "Beit El" di pusat Tepi Barat terjajah dalam aksi pawai mengutuk Zionis atas kesyahidan tahanan Bassam Sayeh.

Menurut wartawan dari "Safa" para pemuda menutup jalan-jalan di sekitarnya dengan membakar ban karet. Sementara tentara Israel memperkuat militer ke tempat itu dan mulai menembakkan bom gas dan peluru karet.

Pada saat yang sama digelar aksi yang sama di kota Ramallah, mencakup ratusan mahasiswa Universitas Birzeit. Mereka berkumpul di bundaran Al-Manara setelah penangguhan jam kuliah, dan mengibarkan bendera serta spanduk yang mencela kesyahidan Sayeh.

Para peserta meneriakkan slogan-slogan yang mengutuk koordinasi keamanan, negosiasi untuk "solusi damai" dan pertemuan dengan para pemimpin Zionis. Mereka menyerukan untuk merespon kejahatan Zionis, penculikan mereka dengan untuk membebaskan mereka dari dalam penjara.

Para peserta menyerukan untuk mengaktifkan perlawanan di Tepi Barat yang diduduki dengan segala cara, sambil mengkritik kebisuan tentang apa yang terjadi pada tahanan di dalam penjara.

Layanan Penjara Israel pada hari Minggu malam mengumumkan kematian tahanan Bassam Sayeh (47 tahun) dari gubernur Nablus di Tepi Barat yang diduduki di dalam rumah sakit, "Assaf Harofeh" Israel.

Sekitar 700 tahanan di penjara Israel menderita kondisi kesehatan yang sulit, di mana sekitar 160 tahanan perlu ditindaklanjuti dengan perhatian medis. ( Sumber : Melayu Palinfo )