Aksi Solidaritas Tawanan Palestina di Penjara Lanjut

Aksi dukungan terhadap para tawanan Palestina yang sedang melakukan aksi mogok makan di penjara Israel terus berlanjut di Betlehem, terutama setelah pihak penjara menolak tuntutan tawanan.

Para Demonstran berkumpul di depan gereja Al-Mahd bersama keluarga para tawanan dan warga lainya dalam aksi solidaritas yang digelar badan urusan tawanan dan mantan tawanan, juga yayasan serta lembaga terkait. Dalam aksinya mereka mengusung spanduk yang menunjukan dukunganya terhadap aksi para tawanan serta mengutuk kebijakan penjara Zionis.

Direktur urusan tawanan di Betlehem, Abu Uthwan menyebutkan, sejumlah tawanan yang melakukan aksi mogok makan terus bertambah jumlahnya. Hal ini menuntut semua pihak untuk juga mendukung aksi mereka. Harus ada ketersambungan antara aksi di dalam penjara dengan yang di luar penjara, diantaranya dengan aksi solidaritas hakiki.

Sebelumnya, Ratusan tawanan Palestina di penjara Israel melanjutkan aksi mogok makan terbuka hari ke 5 berturut-turut, dalam rangkaian pertempuran Karomah 2, di tengah meningkatnya jumlah tawanan mogok makan dan keseriusan mereka meraih tuntutan yang adil.

Menurut komite keluarga tawanan, jumlah tawanan mogok makan di dalam penjara Israel meningkat mencapai 353 tawanan, terbagi di 7 penjara.

Disebutkan, 120 tawanan di penjara Ramon, 20 di penjara Jalbu, 100 di penjara Negev, 33 di penjara Navha, 35 di penjara Magdo, 20 di penjara Ofer dan 25 di penjara Eisyel.

Sebanyak 150 tawanan Palestina di penjara Israel pada Senin lalu, mulai menggelar mogok makan terbuka, pasca gagal dialog dengan pihak managemen penjara Israel, sebagai kelanjutan tahap pertama dari pertempuran lambung kosong, yang diberi nama “Pertempuran Karomah 2”.

Para tawanan mengenakan seragam penjara pasca mobilisasi di semua penjara, dan menyerahkan daftar nama peserta mogok makan ke pihak penjara, yang direspon dengan mengisolasi mereka. (Sumber: melayu palinfo)