Gerban Rafah di Gaza Palestin Terbuka

Tinggal dalam wilayah yang terisolasi total, ada batasan tegas yang tidak bisa dilalui. Ada gerbang pembatas dan pagar-pagar kawat yang memisahkan, antara mereka yang bebas, dan mereka yang dijajah. Antara miliaran penduduk dunia yang bergerak semakin cepat dan dua juta warga Gaza yang tak bisa ke mana-mana.

Sesekali gerbang yang memisahkan itu dibuka, atas dasar politik atau kemanusiaan, sejenak warga Gaza bisa keluar dari wilayahnya yang terjajah dan terisolasi.

Kabar tentang dibukanya gerbang ini kembali datang dari wilayah sebelah selatan Gaza, Rafah. Melansir Al Jazeera, Selasa (29/1) Hamas atau organisasi massa yang punya pengaruh cukup kuat di Gaza mengatakan Gerbang Rafah akan segera dibuka dalam waktu dekat. Pembukaan gerbang yang menghubungkan Gaza dan Mesir ini akan dibuka untuk jangka waktu tiga hari.

Senin (28/1) kemarin, salah seorang pejabat politik Palestina di Gaza mengatakan, gerbang Rafah akan dibuka dan mengizinkan warga Gaza untuk keluar dan masuk dalam tiga hari ke depan. “Gerbang Rafah akan dibuka mulai Selasa (29/1),” tulis salah seorang pejabat Hamas di Gaza, mengutip Al-Jazeera.

Walau menjadi gerbang pembatas antara Gaza dan Israel, kini pengelolaan Gerbang Rafah sepenuhnya telah dikelola oleh Palestinian Authority (PA), pemerintahan internal Palestina yang mengelola Gaza dan Tepi Barat.

Al Jazeera menuliskan, sejak November 2017 lalu, pengelolaan gerbang Rafah berada di bawah PA. Artinya, pembukaan gerbang akan lebih sering dilakukan. Memudahkan akses keluar dan masuk bagi warga Gaza.

Sejak blokade atas Gaza dimulai oleh Israel tahun 2007 silam, Gerbang Rafah di ujung antara Mesir dan Gaza menjadi akses keluar dan masuk utama bagi 2 juta populasi Gaza.

Sementara itu, di sebelah Utara Gaza, Gerbang Erez yang membatasi Gaza dan Israel dikuasai sepenuhnya oleh Israel. “Israel menetapkan batasan-batasan yang sangat ketat bagi siapapun warga Gaza yang ingin melintas Gerbang Erez. Bahkan untuk mereka yang sakit atau darurat medis,” tulis Al Jazeera dalam laporan terbarunya, Selasa (29/1).
[]

 #SavePalestine #FreeAqsa
Follow Us: Islam News Update,  Aman Palestin Indonesia